0

Memilah Masalah

setiap orang memiliki masalah
tak terkecuali aku
orang yang selalu penuh dengan masalah

entah itu tentang family, love, friend, atau my self
semua bercampur aduk
terkadang bercabang, tersangkut kemana-mana

hanya saja aku benci itu !!!
aku benci orang yang menilai semua itu tanpa memilah
menghubungkan yang satu dengan yang lain

sering aku berfikir
apa mungkin orang yang seperti itu akan senang
ya... senang ketika aku terpojok
karna ketika semua dihubungkan, jelas saja itu membunuh
karna diserang langsung dengan semuanya

ketika semua dipilah, mungkin aku akan bisa menyelesaikan
tanpa mengganggu urusan yang lain

dan aku bertanggung jawab tanpa harus dicampur adukkan
pisahkan semua urusan
karna ada urusan yang itu privacy buatku
tak perlu di campur tangani

dan cara seperti itu lebih bersahabat
tak akan mengurung hatiku
takkan membuatku depresi
takkan membuatku tertekan

mohon pengertian dengan ini
please...... -__-

0

Perang Batin

genderang perang mulai terdengar
hatiku seakan berkecamuk
mencoba meruntuhkan dinding harapan
dimana selama ini aku bersandar pada dinding itu

aku melihat semua menjauh
aku melihat semua pergi
dari ini, dari itu, dari semuanya

ketika perang telah dimulai
aku merasa kejujuran terasa amatlah pekat
ego tak mampu memahami itu
melumat habis hingga tak bersisa

aku merasa semua hilang
aku merasa semua terbang
kesana, menjauh, dari angan

saat semuanya usai
dingin mulai menggerogoti tubuh
mati rasa, sepertinya
coba bertahan dengan ini, dengan apa yang masih melekat di tubuh

aku seperti sendiri
aku seperti tersungkur jatuh ke bawah
di bawah, di dasar, mungkin sampai ke inti bumi

dan semua berakhir, memusnahkan perang itu, termasuk aku
0

Sajak Maaf Untuk Dunia

kadang aku bertanya dalam hati
adakah kata terindah untuk berpisah pada dunia

turun ke bawah dan hilang

di atas itu tak mudah
tak seperti yang terbayangkan

Sudahlah......

aku hanya sisi buruk di balik ketenangan yang ada
tangisan atau rintihan itu di dalam
diluar terlihat muka cerah, indah

banyak orang bilang "orang yang menumpuk masalahnya lebih banyak, akan depresi berat"
kurasakan itu, sekarang..
bilamana waktu itu tiba, mungkin dunia akan menyalahkan aku
karna memang selalu aku yang salah

teramat letih pula orang mencari kenyamanan
namun tak dapat sedikit pun yang diinginkan
sekalipun dapat, ada saja yang menghalangiku
semua ingin memecah suka itu
dimana ketika hal itu hancur, semua akan tertawa lepas

sebuah sajak yang selalu kucari
membuat bintang-bintang diatas kepala berputar
sebuah sajak terindah sebagai kata maaf tuk dunia
aku tak sempurna
karna manusia letak kesalahan, termasuk aku
0

Untuk Beliau

terkadang aku memelas..
dimana orang yang dulu menyayangiku?
dimana orang yang dulu peduli padaku?
sakit rasanya...
tersayat hatiku menjadi serpihan kecil yang akan terberai

sejak dini aku cari kasih sayang itu
kutemukan 3 tahun terakhir
aku pun berterima kasih untuk semua itu
telah membuatku bahagia, telah membuatku gembira

hingga sampai saat ini
entahlah... kuharap bukanlah ujung
namun jikalau ini jadi ujung, aku tak akan sedih
setidaknya aku pernah bahagia di 3 tahun terakhir
aku cukup berterima kasih kepada beliau

NAMUN...
seperti saat ini
aku merindukannya seperti dulu
tangan yang selalu menggandengku
apalagi saat aku hampir terjatuh
kaki yang selalu mengikutiku, meski kadang ku tak tau
mata yang selalu melihatku
meskipun itu jauh, tak terlihat dengan mata biasa
tutur kata yang dulu lembut terdengar
seperti alunan indah untukku
DULU....

kini, tiba-tiba langit mendung
tak kutemukan matahari menyinari
siluet yang kudapat
hingga guntur dan petir berkolaborasi
disertai hujan lebat dan angin
itu semua terjadi, membawaku terhempas
aku terbawa jauh, tersayat
seperti angin dan hujan itu menusukku
SELALU

titik kepurukan terpapar dan tiba
bahkan kertas putih pun memudar karena hujan itu
aku sekarang hanyalah sendiri
tak berarti, mungkin takkan mampu seperti yang diidamkan
0

Semua Bukan Milikku

aku memang sendiri, tak ku punya apapun
jikalau semua itu hilang, memang takdir adanya
aku takkan meragukan ke-Agungan Tuhan
dimana semua jalan pasti telah ditetapkan dan bergaris untuk umat-Nya

seperti ini..
aku bersyukur masih punya anggota badan dan akal pikiran
terasa sempurna untukku

aku takkan menuntut banyak
aku akan berusaha untuk apa yang menjadi inginku
dan itu dariku sendiri, bukan selalu bergantung

ini hanya sebagian kecil yang hilang
tapi suatu saat kuyakin, semua kan kembali padaku
dengan jalanku sendiri, karna aku sendiri
0

Jati Diri

sering aku mencari arti kehidupan
jauh ke dalam hati, dalam jiwa
dimana sering kutemukan jalan buntu

sering kali aku bertanya dimana letak kasih sayang
tak ku temukan disini
selalu tak kutemukan, tak pernah dan tak pernah.. memang tak pernah

berjuang menemukan jati diri lebih sulit
aku melawan rotasi egoku
jauh mendasar tak berujung
dimana semua memojokkan dan selalu menyalahkanku

sedikit aku terpuruk, bahkan hampir mati
semua diinginkan selalu instan, dan aku takkan bisa

dan selalu egoku menang
menguasai jiwa dan hati

mungkin semua takkan berubah jika selalu dipaksa
jalan mempunyai belokan sendiri
dan orang itu sendiri yang akan menentukan dimana ia akan belok
bukan selalu diatur !
bukan untuk di boneka'kan dengan sekat-sekat pembatas
tau kah ? orang itu bisa mati
lebih dari yang dibayangkan, mati karna tersiksa itu jauh mengenaskan

biarkan aku mencari jati diriku, tanpa dipaksa
tanpa sejuta alasan yang harus merenggut siapa aku sebenarnya
 
Copyright © Sajak Pergolakan Jiwa