sejak saat itu dunia mulai tabu
dengan rintihannya yang disembunyikan
lonceng yang dulu sering berbunyi, kini tak lagi terdengar
masih tertatih pada langkah
satu titik batasan yang menghalangiku
juga dengan suara yang selalu memberi rambu-rambu
saat semua yang dilakukan salah dimatanya
dan cukup menjadi dinding yang tinggi
ketika sajak yang di baca tak masuk di logika
menurutnya itu kekanak-kanakan, tapi tidak untukku
itu membatasiku untuk berkarya
menjadikan rapuh karna tumpuannya sendiri tak teguh
semacam ranting yang dahannya pun tak lagi kuat menyangganya
dengan rintihannya yang disembunyikan
lonceng yang dulu sering berbunyi, kini tak lagi terdengar
masih tertatih pada langkah
satu titik batasan yang menghalangiku
juga dengan suara yang selalu memberi rambu-rambu
saat semua yang dilakukan salah dimatanya
dan cukup menjadi dinding yang tinggi
ketika sajak yang di baca tak masuk di logika
menurutnya itu kekanak-kanakan, tapi tidak untukku
itu membatasiku untuk berkarya
menjadikan rapuh karna tumpuannya sendiri tak teguh
semacam ranting yang dahannya pun tak lagi kuat menyangganya