malam ini dunia sunyi
seperti biasa, masih saja aku menepi dari kampungku
menurutku disini semua kurang sunyi
aku pergi dengan tampang lusuhku
sambil berangan sesuatu yang belum pasti
tak lupa bernostalgia dengan masa-masa tahun lalu
saat semua menjadi aturanku sendiri
ingin rasanya tertawa
tapi malam menahannya
juga menangis dalam dinginnya malam
namun terdiam lagi karna sunyi
air mataku tak lagi bermakna
semua hanya menjadi hiasan malam
terlebih jika terpojok dalam himpitan dunia
coba menulis apa yang ada dalam pikiran
tapi terbatas..
semua harus ada sensor untuk ini
terlebih jika salah penulisan, itu menjadi hal heboh esok hari
akhirnya semua pun hanya dibuat-buat
menjadi satu kebohongan yang bercabang nantinya
karna semua dilakukan dibawah tekanan
seperti biasa, masih saja aku menepi dari kampungku
menurutku disini semua kurang sunyi
aku pergi dengan tampang lusuhku
sambil berangan sesuatu yang belum pasti
tak lupa bernostalgia dengan masa-masa tahun lalu
saat semua menjadi aturanku sendiri
ingin rasanya tertawa
tapi malam menahannya
juga menangis dalam dinginnya malam
namun terdiam lagi karna sunyi
air mataku tak lagi bermakna
semua hanya menjadi hiasan malam
terlebih jika terpojok dalam himpitan dunia
coba menulis apa yang ada dalam pikiran
tapi terbatas..
semua harus ada sensor untuk ini
terlebih jika salah penulisan, itu menjadi hal heboh esok hari
akhirnya semua pun hanya dibuat-buat
menjadi satu kebohongan yang bercabang nantinya
karna semua dilakukan dibawah tekanan
0 komentar:
Posting Komentar